Walataronnamtu fi sholati Wala ruku'i wala sujudi "Dan tidaklah aku beribadah hanya melalui sholatku, ruku'ku maupun sujudku saja." Tsummash-sholatu 'ala nabiyyina wa alihir-rukka'is-sujudi "Kami akhiri dengan sholawat pada Nabi Kami, dan keluarganya yang selalu ruku' dan bersujud." Artilepasnya adalah "melakukan safar atau perjalanan ke tempat yang jauh". Namun jika kita lihat lebih dekat lagi, kata "hajj" akan kita dapati memiliki beberapa arti. Kata haji itu sendiri berasal dari kata "hajja" yang bisa mengarah kepada minimal dua makna: Bisa membawa kepada "hajja-yahijju-hajjun wa hijjatun". Yaayyuhal-ladzina 'amanuttaqullaha haqqa tuqatihi wala tamutunna illa wa antum muslimun. (QS. Ali 'Imran : 102) "Sesungguhnya segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta'ala Yang kita memuji-Nya, kita memohon pertolongan dan pengampunan dari-Nya, yang kita memohon dari kejelekan jiwa-jiwa kami dan keburukan amal-amal kami. 1Manfaat Penulisan Agar menjadi bahan edukasi dan informasi mengenai tauhid, kalimat la ilaaha illa Allah, dan syirik. 1 Tujuan Penulisan 1. Untuk mengetahui makna tauhid 2. Untuk Mengetahui makna dan perilaku syirik. ruh mati dan hidupnya seorang muslim (wala tamutunna wa antum muslimun) (Hasbi 2009). AllahMost High answered this question in the Holy Qur'an, saying, "O you who have believed"—ya ayyuha alladheena aamanu—"fear Allah continuously"—ittaqu allah haqqa tuqatihi—"and never, ever die unless you are in a state of wholehearted submission."—wa la tamutunna illa wa antum muslimun. cara membuat bolu pisang panggang takaran gelas. Allahumma Innaka 'Afuwwun Tuhibbul 'Afwa Fa'fu Anni Allahuma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu anni merupakan penggalan dari do'a lailatul qodar. Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu anni artinya "Wahai Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi Maaf, Engkau suka memberi maaf, maka maafkanlah aku". Do'a secara bahasa artinya memanggil atau mengucap. Sedangkan do'a menurut istilah adalah suatu permohonan atau permintaan serta ucapan yang ditujukan kepada Allah SWT. Contohnya adalah allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu anni atau biasa disebut dengan do'a lailatul qodar. Lailatul qodar atau lailat al qadar secara bahasa artinya adalah malam ketetapan. Sedangkan menurut istilah, lailatul qodar adalah satu malam penting yang terjadi pada bulan ramadhan, yang dalam Al-Qur'an digambarkan sebagai malam yang baik dari seribu bulan. Malam lailatul qodar juga merupakan malam diturunkannya Al-Qur'an. Lantas bagaimana tulisan arab dan arti allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu anni? Berikut merupakan penjelasaannya. Allahumma Innaka 'Afuwwun Tuhibbul 'Afwa Fa'fu Anni Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu anni merupakan do'a malam lailatul qodar. اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي Latin Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu anni Artinya Wahai Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi Maaf, Engkau suka memberi maaf, maka maafkanlah aku. Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu anni merupakan penggalan. Jika ditulis secara lengkap, maka tulisannya adalah seperti عَائِشَةَ أَنَّهَا قَالَتْ يَا رَسُولَ اللهِ أَرَأَيْتَ إِنْ وَافَقْتُ لَيْلَةَ الْقَدْرِ مَا أَدْعُو قَالَ تَقُولِينَ اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي Artinya Dari 'Aisyah Radhiyallahu anhuma, dia berkata "Wahai Rasulullah, beritahukan kepadaku, jika aku menemui malam al-qadr, do'a apa yang akan aku katakan?" Beliau menjawab "Katakanlah, Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni Wahai Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi Maaf, Engkau suka memberi maaf, maka maafkanlah aku". Itulah Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu anni yang artinya Wahai Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi Maaf, Engkau suka memberi maaf, maka maafkanlah aku. Sekian penjelasan kali ini. Semoga bermanfaat. وَمَن تَابَ وَعَمِلَ صَٰلِحًا فَإِنَّهُۥ يَتُوبُ إِلَى ٱللَّهِ مَتَابًا Arab-Latin Wa man tāba wa 'amila ṣāliḥan fa innahụ yatụbu ilallāhi matābāArtinya Dan orang-orang yang bertaubat dan mengerjakan amal saleh, maka sesungguhnya dia bertaubat kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya. Al-Furqan 70 ✵ Al-Furqan 72 »Mau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarangPelajaran Berharga Terkait Surat Al-Furqan Ayat 71 Paragraf di atas merupakan Surat Al-Furqan Ayat 71 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada beraneka pelajaran berharga dari ayat ini. Terdokumentasikan beraneka penjelasan dari kalangan ahli ilmu terkait makna surat Al-Furqan ayat 71, di antaranya sebagaimana berikut📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia68-71. Dan juga orang-orang yang mengesakan Allah, dan tidak menyeru dan tidak menyembah sesembahan selainNya, dan mereka tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah untuk dibunuh kecuali dengan alasan yang membolehkan jiwa dibunuh, seperti kafir setelah beriman, atau berzina setelah menikah, atau membunuh jiwa secara zhalim. Dan mereka juga tidak berzina, dan bisa menjaga kemaluan mereka kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak perempuan yang mereka miliki. Barangsiapa melakukan sebagian dari dosa-dosa besar ini, niscaya akan menjumpai siksaan di akhirat kelak, siksaan dilipat gandakan baginya di akhirat, dan ia akan kekal di dalamnya dalam keadaan hina lagi rendah. Ancaman kekal ini adalah bagi orang yang melakukan semuanya, atau bagi orang yang melakukan kesyirikan kepada Allah. Akan tetapi, orang yang bertaubat dari dosa-dosa tersebut dengan taubat nasuha yang sesungguhnya, beriman dengan keimanan yang teguh lagi disertai dengan amal shalih, maka orang-orang itulah yang Allah akan menghapus kesalahan-kesalahan mereka dan menggantikannya dengan kebaikan-kebaikan, lantaran taubat dan penyesalan mereka. Dan Allah itu Maha Pengampun bagi orang yang bertaubat, Maha Pemurah terhadap hamba-hambaNya, karena Allah menyeru mereka untuk bertaubat setelah menentangnya dengan maksiat yang paling besar. Dan barangsiapa bertaubat dari dosa-dosa yang telah diperbuatnya dan beramal shalih, sesungguhnya dengan itu, ia telah kembali kepada Allah dengan cara yang benar, maka Allah menerima taubatnya dan mengugurkan dosa-dosanya.📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid Imam Masjidil Haram71. Dan orang-orang yang bertobat kepada Allah dan membuktikan kejujuran tobatnya dengan mengerjakan amal saleh dan menjauhi maksiat, maka sesungguhnya tobatnya tersebut benar-benar akan diterima.📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Universitas Islam Madinah71. Dan barangsiapa yang bertaubat dari kemaksiatan, kemudian melakukan amal shalih sebagai bukti taubatnya, maka dia telah bertaubat dengan pertaubatan yang diterima Allah, dan dia benar-benar telah kembali kepada dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah71. وَمَن تَابَ وَعَمِلَ صٰلِحًا فَإِنَّهُۥ يَتُوبُ إِلَى اللهِ مَتَابًا Dan orang-orang yang bertaubat dan mengerjakan amal saleh, maka sesungguhnya dia bertaubat kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya Yakni barangsiapa yang bertaubat dengan lisannya saja dan tidak menunjukkan bukti taubatnya dengan perbuatan maka taubat itu tidak berguna baginya. Sedangkan orang yang bertaubat dan membuktikan kebenaran taubatnya dengan amalan-amalan shalih maka taubat yang benar itulah yang akan diterima Allah, yaitu taubat yang sebenar-benarnya.📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah71. Dan barangsiapa bertaubat dari perbuatan maksiat dan mengerjakan amal shalih yang diperintah dan menjauhi yang dilarang, maka sesungguhnya taubatnya itu diterima di sisi Allah dan akan kembali kepadaNya dengan benar, sempurna dan diridhai olehNya.📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-Awaji, professor tafsir Univ Islam MadinahSiapa saja yang bertaubat dan beramal shalih sesungguhnya dia bertaubat kepada Allah} kembali kepada Allah {dengan keadaan taubat yang sebenarnya} kembali dengan diridhai di sisi Allah SWTMau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H71 “dan barangsiapa yang bertaubat dan mengerjakan amal shalih, maka sesungguhnya dia bertaubat kepada Allah dengan sebenar-benarnya,” maksudnya, maka hendaklah ia mengetahui bahwa taubatnya benar-benar berada pada puncak kesempurnaan, sebab ia merupakan sikap kembali pada jalan yang lurus yang dapat mengantarkan kepada Allah, yang merupakan inti dari kebahagiaan seseorang dan keberuntungannya. Maka hendaklah dia tulus dalam bertaubat, dan hendaklah dia memurnikannya drai segala noda tujuan rusak. Yang dimaksud dari ini semua adalah anjuran untuk menyempurnakan taubat dan melaksanakannya sebaik dan sesempurna mungkin, agar Dia menerima siapa saja yang bertaubat kepadaNya, kemudian membalasnya sesuai dengan kesempurnaan taubatnya.📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, Al-Furqan ayat 71 Hendaknya dia mengetahui, bahwa tobatnya telah sempurna, karena ia telah kembali ke jalan yang menghubungkan kepada Allah, di mana jalan itu merupakan jalan kebahagiaan dan keberuntungan. Oleh karena itu, hendaknya ia ikhlas dalam tobat dan membersihkannya dari campuran maksud yang tidak baik. Kesimpulan ayat ini adalah dorongan untuk menyempurnakan tobat, melakukannya dengan cara yang paling utama dan agung agar Allah menyempurnakan pahalanya sesuai tingkat kesempurnaan tobatnya.📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-Furqan Ayat 71Dan barangsiapa bertobat dengan hati yang ikhlas dan mengerjakan kebajikan, sebagai bukti pertobatannya, maka sesungguhnya dia bertobat kepada Allah dengan tobat yang sebenar-benarnya. Dia menyesal dengan penyesalan yang mendalam atas perbuatannya, mengakhiri perilaku buruknya dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatan itu. Inilah tobat yang akan diterima oleh Allah. 72. Dan sifat-sifat utama lainnya dari ibadurrahman adalah orang-orang yang tidak memberikan kesaksian palsu, yang sengaja dilakukan seseorang padahal dia tahu bahwa hal itu bohong belaka, dan apabila mereka bertemu, yakni berjumpa, dengan orang-orang yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, baik perkataan ataupun berbuat-an yang sia-sia, mereka berlalu dengan menjaga kehormatan dirinya. Mereka tidak menghiraukannya dan tidak memedulikannya. Sebagai seorang muslim, setiap langkahnya harus membawa kemanfaatan bagi kehi-dupannya yang akan dibawa setelah dia dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarangItulah sekumpulan penjabaran dari para ulama tafsir terkait isi dan arti surat Al-Furqan ayat 71 arab-latin dan artinya, moga-moga bermanfaat bagi kita bersama. Sokong syi'ar kami dengan mencantumkan backlink ke halaman ini atau ke halaman depan Yang Terbanyak Dilihat Kaji ratusan materi yang terbanyak dilihat, seperti surat/ayat Ar-Ra’d 28, Al-Baqarah 1-5, Al-Waqi’ah 35-38, At-Taubah 128-129, As-Sajdah, Ath-Thariq. Ada pula An-Nahl 125, Al-Baqarah 275, At-Tahrim 6, Al-Baqarah 155, Al-Furqan 63, Al-Hujurat. Ar-Ra’d 28Al-Baqarah 1-5Al-Waqi’ah 35-38At-Taubah 128-129As-SajdahAth-ThariqAn-Nahl 125Al-Baqarah 275At-Tahrim 6Al-Baqarah 155Al-Furqan 63Al-Hujurat Pencarian qs taha, surat al mutaffifin ayat 1-17, surat al imran ayat 190 latin, surah hud ayat 61, wala tamutunna illa wa antum muslimun Dapatkan amal jariyah dengan berbagi ilmu bermanfaat. Plus dapatkan bonus buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah" secara 100% free, 100% gratis Caranya, salin text di bawah dan kirimkan ke minimal tiga 3 group WhatsApp yang Anda ikuti Silahkan nikmati kemudahan dari Allah Ta’ala untuk membaca al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik surat yang mau dibaca, klik nomor ayat yang berwarna biru, maka akan keluar tafsir lengkap untuk ayat tersebut 🔗 *Mari beramal jariyah dengan berbagi ilmu bermanfaat ini* Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol "Dapatkan Bonus" di bawah Ittaqillah artinya – Seorang muslim yang rajin melaksanakan shalat Jumat tentu sudah tak asing dengan kata Ittaqillah atau ittaqullah pada saat khutbah berlangsung. Lalu apa yang disebut dengan ittaqillah atau ittaqullah? Simak ulasannya berikut ini. Kata-kata islami atau kalimat yang mengandung makna mendalam sering disampaikan pada momen khutbah shalat Jumat. Misalnya Amma Ba’du dan Ittaqullah. Keduanya sering kali dijumpai pada khutbah Jumat, karena memang keduanya memiliki arti yang bisa digunakan untuk khutbah sebagai kalimat pembuka atau penutup. Pada artikel kali ini akan dibahas tentang ittaqillah artinya atau arti dari kata ittaqullah. Arti dari kata tersebut ternyata mampu membuat seseorang bergetar dan menangis ketika mendengarnya. Seberapa dahsyat kah kata tersebut? Simak sampai selesai artikel ini. Ittaqillah Artinya adalah?Ittaqillah Artinya? Mampu Membuat Orang MenangisIttaqillah Artinya? Penjelasan Taqwa oleh Rasulullah SAWSurat At Taghabun Ayat 16 Tentang TaqwaYuk, Subscribe Sekarang Juga!Hikmah dari Arti IttaqullahRelated posts Sumber Kata Ittaqillah artinya adalah “Bertaqwalah kamu dengan sebenar-benarnya taqwa”. Kata tersebut yaitu ittaqullah yang terkandung dalam surat Ali Imran ayat 102. Allah SWT berfirman يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ Latin Ya ayyuhalladzina amanu ittaqu allaha haqqa tuqatih, wa la tamutunna illa wa antum muslimun. Artinya “Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Muslim.” Ali Imran 102. Berdasarkan ayat tersebut dapat diketahui bahwa arti dari ittaqullah adalah taqwa yang sebenar-benarnya taqwa. Selain itu, kalimat ittaqullah juga memiliki makna keimanan yakni takutlah kepada Allah dan bertakwalah kepada-Nya. Ittaqillah Artinya? Mampu Membuat Orang Menangis Sumber Mengutip dari ittaqullah memiliki makna yang begitu dahsyat dan mampu membuat orang yang mendengarnya menangis. Hal itu disampaikan oleh Syekh Ali Jaber Almarhum, beliau mengatakan bahwa orang shalih terdahulu jika mendengar kata ittaqullah maka langsung bergetar hati mereka. Selain itu jika mereka mendengar sekali lagi kata ittaqullah, langsung menangis mereka sekalian. Tak hanya itu ketika mereka mendengar kata ittaqullah lagi, maka mereka akan merasa takut kepada Allah SWT. Oleh karena itu, kalimat pada ayat 102 surat Ali Imran memiliki makna yang begitu dalam sampai-sampai mampu membuat hati seseorang bergetar. Itulah yang disebut dengan taqwa, karena taqwa merupakan salah satu bentuk taat seorang hamba kepada Allah SWT. Ittaqillah Artinya? Penjelasan Taqwa oleh Rasulullah SAW Sumber Selain apa yang disampaikan oleh Syekh Ali Jaber Almarhum pada salah satu video di kanal YouTube, adapun penjelasan taqwa menurut Rasulullah. Rasulullah SAW menjelaskan orang yang taqwa dan benar-benar bertaqwa kepada Allah SWT maka mereka secara sadar bahwa apa yang telah terjadi pada dirinya atas kehendak Allah semata. Dan apa yang telah luput dari dirinya memang kehendak Allah pula dan takkan pernah mengenai dirinya. Seperti halnya yang dijelaskan oleh sahabat Nabi, Ali bin Abi Thalib dari Ibnu Abbas, yaitu orang yang benar-benar taqwa yaitu seperti jihad yang benar-benar jihad tanpa dipengaruhi apapun. Jadi ittaqillah artinya atau ittaqullah memiliki makna yang sangat luar biasa sehingga keimanan pun bisa diukur dari ketaqwaan seseorang kepada Allah SWT. Surat At Taghabun Ayat 16 Tentang Taqwa Sumber Penjelasan tentang taqwa tak hanya sampai di sana, Allah menurunkan surat At Taghabun ayat 16 yang menjelaskan tentang taqwa kepada Allah SWT. Yuk, Subscribe Sekarang Juga! Allah SWT berfirman فَاتَّقُوا اللّٰهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ وَاسْمَعُوْا وَاَطِيْعُوْا وَاَنْفِقُوْا خَيْرًا لِّاَنْفُسِكُمْۗ وَمَنْ يُّوْقَ شُحَّ نَفْسِهٖ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ Artinya “Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu dan dengarlah serta taatlah; dan infakkanlah harta yang baik untuk dirimu. Dan barangsiapa dijaga dirinya dari kekikiran, mereka itulah orang-orang yang beruntung.” Dari ayat tersebut dapat ditarik arti taqwa yaitu sesuai apa yang disanggupi. Dengan kata lain orang yang benar-benar taqwa adalah mereka yang sesuai dengan kemampuannya. Maka itulah yang disebut dengan taqwa yang sebenar-benarnya taqwa. Hikmah dari Arti Ittaqullah Sumber Apa yang sudah dijelaskan di atas bahwa ittaqillah artinya adalah taqwa dan takut kepada Allah. Jika Anda sudah menangis dan bergetar hati ketika mendengar kata tersebut maka bisa jadi Anda termasuk orang-orang yang bertaqwa. Dan ketaqwaan adalah sebuah hal yang berjalan pada kemampuan seseorang masing-masing. Sehingga itulah yang disebut dengan taqwa yang seutuhnya. Maka marilah bersama-sama agar selalu bertaqwa kepada Allah SWT agar mendapatkan pahala dan surganya Allah SWT. Demikianlah pembahasan mengenai ittaqillah artinya dan makna yang ada di dalamnya semoga bermanfaat untuk Anda. Jika ingin membaca quote motivasi lainnya, silahkan kunjungi situs Blog Evermos. Jika Anda ingin memiliki usaha tanpa memerlukan modal, caranya mudah banget. SIlahkan bergabung menjadi reseller Evermos dan dapatkan keuntungannya. Klik di bawah ya untuk bergabung. YUK, GABUNG DISINI! Related posts Ilustrasi Foto Dok/Google Images "YAA ayyuhalladziina amana ittaqullaaha haqqo tuqotih. Wa la tamutunna illa wa antum muslimun. Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dengan sebenar-benar takwa kepada-Nya. Dan, janganlah sekali-kali kamu mati, melainkan dalam keadaan beragama Islam.” QS Ali Imran 102. Sepenggal ayat ini selalu kita dengar pada setiap khutbah-khutbah salat Jumat. Kita selalu diingatkan oleh sang khotib. Kalimat yang diulang dan berulang di hari Jumat yang mubarak. Pengulangan yang seolah sama, padahal hakikat dimensinya tentu berbeda. Mengapa demikian? Menurut pandangan sederhana saya, hal ini menunjukkan betapa pentingnya saya, Anda, dan keluarga untuk bertakwa kepada Allah Azza Wajalla. Takwa secara etimologis berarti waspada diri dan takut. Takwa kepada Allah secara terminologis adalah melaksanakan perintah Allah sebagaimana yang diperintahkan oleh Allah dan menjauhi larangan Allah sebagaimana yang dilarang oleh Allah. Dari sepenggal ayat itu, para sahabat Nabi mengajarkan kita untuk memahami arti haqqa tuqatih sebagaimana sabda Nabi yang diriwayatkan oleh Ibnu Mardawai dari Abdullah Ibn Mas’ud yang artinya, “Ittaqullah haqqa tuqatihi ialah hendaknya Dia ditaati tidak dimaksiati, disyukuri tidak diingkari, dan diingat tidak dilupakan.” HR Al-Hakim. Penggalan ayat haqqa tuqatih juga dapat bermakna bertakwa kepada Allah sesuai dengan kemampuan maksimal yang dimilikinya. Ini didasarkan pada Surah At-Taqhabun yang artinya, “Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu.” QS At-Taghabun 16. Yang dimaksud dengan “Walatamutunna wa antum muslimuun” antara lain adalah “Janganlah seseorang itu meninggal, melainkan ia berbaik sangka kepada Allah.” Sesuai hadis Nabi yang artinya, “Janganlah seorang di antara kamu mati, melainkan ia berbaik sangka terhadap Allah.” HR Muslim. Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw bersabda yang artinya, “Allah berfirman Aku berada pada prasangka hamba-Ku terhadap diri-Ku. Jika ia berprasangka baik, ia adalah untuk dirinya sendiri. Jika ia berburuk sangka terhadap diri-Ku, itu adalah untuk dirinya sendiri.” Walatamutunna wa antum muslimuun bisa juga dipahami bahwa janganlah seseorang muslim meninggal dunia sebelum semua aspek aktivitas lahir dan batinnya sesuai dengan perintah Allah dan Rasul-Nya. Melalui tulisan ini, saya ingin mengingatkan diri saya sendiri, keluarga saya, para pembaca, dan umat muslim lainnya untuk selalu bertakwa kepada Allah. Untuk menuju insan yang bertakwa tentulah harus selalu mendekatkan diri pada Allah dengan menegakkan salat wajib dan sunah serta ibadah-ibadah lainnya. Semoga kita tidak termasuk ke dalam golongan manusia munafik dan fasik. Amin. EDITOR Eka Setiawan/ Wartawan Lampung Post loading... Oops Error... The Page You Are Looking For Couldn’t Be Found. You are experiencing technical issues. Please contact our support to get more information. Contact Support

arti wala tamutunna illa wa antum muslimun